Bagaimana jika dulu aku tidak memilih untuk tetap kuliah disini,
Akankah kamu tetap menjadi temanku?
Bagaimana jika dulu aku tidak menjadikan kamu tempat curhatku,
Akankah kamu tetap menjadikanku tempat curhatmu?
Bagaimana jika aku tidak meminta tolong kepadamu,
Akankah kamu tetap memperhatikanku?
Bagaimana jika aku tidak menerimamu,
Akankah kamu tetap memperjuangkanku?
Bagaimana jika aku tidak membalas rasa sayangmu,
Akankah kamu tetap menyayangiku?
Bagaimana jika Dia tidak melarangmu,
Akankah kita tetap bersama?
Bagaimana jika aku berhenti sekarang,
Akankah kamu mengejarku kembali?
Teruntuk Kamu.
Sabtu, 06 Februari 2016
Minggu, 31 Januari 2016
Jumat, 22 Januari 2016
1:01 AM Thoughts.
Aku pernah menyukai sesuatu namun terluka
Dan akhirnya ku menutup hatiku
Aku menutup dari kemungkinan aku menyukai sesuatu itu lagi.
Iya, sesuatu yang tidak kusukai adalah menyayangi lawan jenis.
Sekali lagi, aku menutup kemungkinan untuk menyayangi lawan jenis.
Begitu juga dengan hadirnya Kamu.
Aku sekuat tenaga tidak membuka hatiku untukmu.
Aku sekuat tenaga tidak menyayangimu.
Aku sekuat tenaga tidak jatuh cinta padamu.
Namun, apa daya semakin kuat aku menahan rasa itu semakin besar.
Iya, aku semakin membuka hatiku padamu.
Aku semakin menyayangimu setiap harinya.
Aku semakin jatuh cinta padamu.
Tapi yang aku takutkan terjadi lagi.
Kamu pergi.
Biarku perjelas.
Kamu.
Pergi.
Kini aku harus susah payah menahan rinduku
Karena mungkin ini sudah berakhir untukmu.
Tidak untukku.
Aku menyayangimu.
Dan aku menyayangi keputusanmu yang menjauh dariku.
Dari Aku, Untuk Kamu.
Dan akhirnya ku menutup hatiku
Aku menutup dari kemungkinan aku menyukai sesuatu itu lagi.
Iya, sesuatu yang tidak kusukai adalah menyayangi lawan jenis.
Sekali lagi, aku menutup kemungkinan untuk menyayangi lawan jenis.
Begitu juga dengan hadirnya Kamu.
Aku sekuat tenaga tidak membuka hatiku untukmu.
Aku sekuat tenaga tidak menyayangimu.
Aku sekuat tenaga tidak jatuh cinta padamu.
Namun, apa daya semakin kuat aku menahan rasa itu semakin besar.
Iya, aku semakin membuka hatiku padamu.
Aku semakin menyayangimu setiap harinya.
Aku semakin jatuh cinta padamu.
Tapi yang aku takutkan terjadi lagi.
Kamu pergi.
Biarku perjelas.
Kamu.
Pergi.
Kini aku harus susah payah menahan rinduku
Karena mungkin ini sudah berakhir untukmu.
Tidak untukku.
Aku menyayangimu.
Dan aku menyayangi keputusanmu yang menjauh dariku.
Dari Aku, Untuk Kamu.
Selasa, 05 Januari 2016
6 Januari 2016
Waktu berjalan cepat ya?
Entah terlalu cepat karena aku tidak menikmatinya,
Atau memang aku tidak ingin menikmatinya?
Setelah bertemu dan beradaptasi dengan lingkungan baru, akhirnya aku pulang juga.
Tapi satu yang aku sadari,
Semenyenangkan ini ya rasanya dirindukan dan dicintai dengan orang baru?
Mungkin agak aneh rasanya,
Melihat dia orang baru yang baru muncul di duniaku.
Tapi entahlah menyenangkan sekali rasanya.
Terimakasih, Kamu.
Entah terlalu cepat karena aku tidak menikmatinya,
Atau memang aku tidak ingin menikmatinya?
Setelah bertemu dan beradaptasi dengan lingkungan baru, akhirnya aku pulang juga.
Tapi satu yang aku sadari,
Semenyenangkan ini ya rasanya dirindukan dan dicintai dengan orang baru?
Mungkin agak aneh rasanya,
Melihat dia orang baru yang baru muncul di duniaku.
Tapi entahlah menyenangkan sekali rasanya.
Terimakasih, Kamu.
Selasa, 01 September 2015
-3
Manusia macam apa dirimu?
Membuat manusia yang tidak berdaya ini
Mencari dirimu saat dirinya sedang dicari,
Merindukan dirimu saat dirinya pun sedang dirindukan.
Hanya satu hal yang diketahui manusia yang tidak berdaya ini,
Jika bukan dirimu yang mencari dan merindukannya.
-Your Secret Admirer, 2015
Membuat manusia yang tidak berdaya ini
Mencari dirimu saat dirinya sedang dicari,
Merindukan dirimu saat dirinya pun sedang dirindukan.
Hanya satu hal yang diketahui manusia yang tidak berdaya ini,
Jika bukan dirimu yang mencari dan merindukannya.
-Your Secret Admirer, 2015
Kamis, 27 Agustus 2015
-2
Pernahkah aku ada?
Seperti kau yang selalu ada
Berlari-lari, berputar-putar
Dan tak kunjung pergi
Dari pikiranku.
-Your Secret Admirer, 2015
Seperti kau yang selalu ada
Berlari-lari, berputar-putar
Dan tak kunjung pergi
Dari pikiranku.
-Your Secret Admirer, 2015
Selasa, 04 Agustus 2015
-1
Harus ku sebut apa dirimu?
Lampu tidur kah?
Yang selalu menemani tidur dan menemaniku melepaskan lelah,
Atau Bintang kah?
Yang selalu ku lihat disaat gundah,
Ah, itu tidak cocok denganmu.
Karna nyatanya, kau tidak pernah ada.
-Your Secret Admirer, 2015
Lampu tidur kah?
Yang selalu menemani tidur dan menemaniku melepaskan lelah,
Atau Bintang kah?
Yang selalu ku lihat disaat gundah,
Ah, itu tidak cocok denganmu.
Karna nyatanya, kau tidak pernah ada.
-Your Secret Admirer, 2015
Langganan:
Postingan (Atom)