Senin, 18 Juli 2016

Rabu, 13 Juli 2016

Ketika pertama kali aku menemukannya,
Aku tidak pernah menyangka kalau dia akan menjadi orang yang penting untukku.
Ketika aku bercerita dengannya,
Aku tidak pernah menyangka kalau dia akan menjadi bagian dari ceritaku selanjutnya.
Ketika aku berbagi tawa dengannya,
Aku tidak pernah menyangka kalah tawanya sangat membuatku bahagia.
Dan ketika aku mencintainya,
Aku tidak menyangka akan sedalam dan setulus ini.


Kata orang,
Kamu akan jatuh cinta kepada orang yang membuatmu tertawa.
Tapi nyatanya,
Aku akan semakin jatuh cinta kepadanya saat dia tertawa.
Aku suka dengannya.
Mungkin harus ku ulang,
Aku suka sekali dengannya.

11:40 p.m.

Keyakinan.
Iya, hanya itu yang kita butuhkan.
Semua akan berjalan seperti apa yang kita yakini.
Aku yakin.
Sangat yakin, kalau kamu dan kita bisa.
Aku yakin.
Kalau kamu tak akan mundur lagi.
Aku yakin.
Kamu kuat dan akan selalu kuat ke depannya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Tapi apakah kamu yakin juga?
Apakah keyakinanmu sama dengan apa yang aku yakini?
Tak bisakah kamu pura-pura tuli dengan apa yang mereka ucapkan tentangku?
Bukankah yang tahu aku sepenuhnya hanya kamu?

Text Mengikuti Kursor